Teknik Dasar Lompat Tinggi

by fadielmeutuah on December 7, 2011

 

http://zhernia.files.wordpress.com/2010/06/lompat.jpg
Teknik dasar lompat tinggi
adalah cara atau gaya untuk melakukan lompat tinggi yang benar sesuai dengan peraturannya yang bertujuan untuk melompat melewati mistar yang setinggi-tingginya. Keseluruhan teknik dasar lompat tinggi dapat dibagi atas teknik awalan, melewati mistar, dan mendarat. semua unsur teknik dasar lompat tinggi tersebut berkaitan erat satu sama yang lainnya. hal ini karena Tolakan yang efektif bergantung pada kecepatan dan irama awalan. Demikian pula tolakan yang efektif akan mempengaruhi seberapa tinggi mistar yang akan dilampaui, berikut ini beberapa teknik dasar lompat tinggi yaitu :

  1. Awalan
    Tahap pertama awalan ditandai dengan adanya pengubahan posisi badan dari condong ke depan menjadi tegak, yang berikutnya menjadi condong ke belakang dengan titik berat badan agak direndahkan untuk memperoleh pelencangan tungkai tolak dan ayunan kaki ayun yang lebih panjang pada waktu menolak. Perendahan titikĀ  berat badan dilakukan dengan cara melebarkan langkah dan membengkokkan lutut pada setiap langkah lari irama awalan. Tahap lari irama awalan ini dimulai pada langkah yang kedua atau ketiga sebelum menolak.
    Tujuan awalan dalam lompat tinggi antara lain :

    • menciptakan arah gerak horizontal yang optimal, yang bisa diubah ke dalam kecepatan tolakan vertikal
    • mempersiapkan diri untuk melakukan tolakan melalui irama awalan
    • mempersiapkan diri untuk memperoleh sudut lepas landas yang akan menguntungkan dalam melampaui mistar.
  2. Tolakan
    Tahap menolak ditandai oleh jejak tumit kaki tolak pada titik tolakan yang jaraknya kira2 80cm. Dari garis di antara kedua tiang mistar. Pada thap ini kecondongan badan ke belakang terlihat jelas, dengan sudut kecondongan tersebut kira-kira antra 100-120 derajat. Tungkai dan tubuh bagian atas garis yang hampir lurus. dari posisi itu, selanjutnya telapak kaki tolak membuat gerak guling dari mulai tumit sampai ujung kaki.
    Tujuan tolakan dalam lompat tinggi adalah :

    • mengubah arah gerak horizontal ke arah gerak vertikal yang agak curam
    • mengembangkan kecepatan menolak pada sudut lintasan titikĀ  berat badan yang optimal
    • memperoleh saat-saat untuk memutar yang diperlukan pada tahap melewati mistar.
  3. Melewati Mistar
    Setelah menolak, tubuh bergerak ke atas dan dan terjadi pengubahan posisi tubuh dari yang hampir vertikal ke posisi horizontal untuk dapat melewati mistar. Sementara itu terjadi putaran pada poros bahu dan panggul sambil bergerak menuju ke arah mistar dengan sikap badan yang agak pasif dan mengendur.
    Tujuan melewati mistar dalam lompat tinggi adalah :

    • membawa titik berat badan sedikit mungkin pada mistar tanpa menyentuh atau menjatuhkannnya.
    • membawa bagian-bagian dari tubuh melewati mistar dengan nyaman tanpa menyentuh atau menjatuhkannya.
    • menciptakan kondisi agar pendaratan dapat dilakukan dengan selamat.

Incoming search terms for the article:

Leave a Comment

Previous post:

Next post: