
Teknik dasar lompat jangkit sama seperti halnya lompat jauh, karena keseluruhan gerak lompat jangkit dapat dibagi ke dalam beberapa bagian, yaitu lari awalan, jingkat langkah, lompat, dan mendarat. berikut ini adalah beberapa bagian dari teknik dasar lompat jangkit yaitu :
1. Teknik Awalan. Tujuan Teknik awalan adalah :
- Memperoleh kecepatan horizontal
- Mempersiapkan tolakan pertama yang efektif dari papan tolakan.
Ada dua tahap yang perlu diperhatikan dalam melakukan teknik awalan ini yaitu :
- Tahap percepatan dalam menempuh jarak kurang lebih 2/3 dari seliruh jarak awalan
- Tahap irama persiapan dengan menempuh jarak kurang lebih 5 – 6 langkah terakhir.
Teknik dasar lompat jangkit menggunakan awalan yaitu Pelompat yang cepat mencapai kecepatan maksimalnya memerlukan awalan lebih pendek daripada pelompat yang lamban mencapai kecepatan maksimalnya. sebagai patokan kasar untuk menentukan panjang awalan adalah35 sampai 42 meter. Sedangkan untuk pelompat yang lamban memperoleh kecepatan maksimalnya 19 sampai 32 meter. Pada tahap pertama dalam teknik awalan, pelompat harus mengembangkan kecepatan yang relatif tinggi, yang dapat diperoleh melalui percepatan kecepatan lari. Tahap kedua dalam awalan berhubungan dengan persiapan menolak, badan bagian atas makin tegak, langkah makin panjang, tetapi kecepatan lari harus diusahakan tidak mengurang.
2. Teknik Jingkat. Teknik dasar lompat jangkit menggunakan gerakan jingkat terdiri dari menolak, melayang, dan mendarat. menolak harus dilakukan dengn cepat sambil membawa badan kedepan. Telapak kaki tolak harus menolak melai dari bagian datar menggelinding hingga ke ujungnya. Titik berat badan tidak boleh direndahkan untuk memperoleh kaki tolak yang lebih baik. berikut ini adalah Hal-hal yang perlu diperhatikan pada waktu melakukan jingkat antara lain :
- Usahakan agar sedikit mungkin kehilangan kecepatan horizontal
- memelihara keseimbangan
- memperoleh jarak jingkat sejauh-jauhnya sambil tetap siap untuk melakukan tolakan langkah yang terkontrol
- mempersiapkan pendaratan dan tolakan langkah berikutnya.
3. Teknik Langkah. Pada tahap langkah ini merupakan lompatan yang paling menyulitkan bagi para pelompat. pada tahap langkah ini, lutut kaki ayun ditarik setinggi-tingginya. kedua lengan mengayun kearah yang berlawanan dengan kedua gerakan kaki untuk menjaga keseimbangan. lutut kaki tolak yang semula kencang mulai dirilekskan bongkok dibelakang tubuh dan lutut kaki ayun lurus ke depan siap untuk melakukan pendaratan. pendaratan dilakukan dengan bagian telapak kaki yang datar. titik berat badan ketika mendarat berada pada telapak kaki depan yang sedang mendarat.
4. Teknik Lompat.
Pada tahap lompat ini, pelompat akan kehilangan horizontal lebih besar daripada tahap jingkat dan langkah yang dilakukan sebelumnya. semua gaya dalam lompat jauh dapat diterapkan dalam tahap lompat ini. yang perlu diperhatikan pada tahap melompat antara lain :
- teknik dasar lompat jangkit dengan lompat untuk menghindari hilangnya kecepatan horizontal yang terlau besar melalui tolakan yang cepat dan kuat
- menjaga keseimbangan ketika melayang
- mempersiapkan pendaratan.